The Builders

Kulihat mereka meruntuhkan gedung
Sekelompok manusia di kota yang sibuk
Dengan gerak serempak dan sorak gembira,
Diayunkan balok dan dinding pun tak bersisa,

Kutanya pada Mandor, “Apakah mereka cekatan, andaikan disewa untuk meraga?”

Dia tertawa dan menjawab,
“Ya, tidak, tentunya pekerja biasa pun dapat melakukan.
Aku dapat membongkar sehari dua
Yang pembangun diriku berjangka setahun.”

Aku berpikir seraya menjauh,

Peran apa yang sekarang kupegang?
Apakah aku pembangun yang cermat?
Mengukur hidup dengan mistar dan siku?
Apakah dayaku mengikuti rencana cita,
Sabar melakukan yang terbaik yang kubisa?

Ataukah aku tukang bongkar di kota,
Puas dengan hanya menghancurkan yang ada?”


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: